Inovasi Peredam Gempa dengan "Bola Raksasa" Tuned Mass Damper (TMD) pada Bangunan Taipei 101 Taiwan (Universitas Gunadarma Review)


          Pada postingan kali ini saya akan mereview tentang suatu inovasi pada gedung yang digunakan untuk meredam getaran dalam merekayasa gempa, saya mereview dari suau blog ini https://www.amusingplanet.com/2014/08/the-728-ton-tuned-mass-damper-of-taipei.html namun juga saya tambahkan informasi inovasi ini dari beberapa referensi, langsung aja guys

       Sebelum kita ngomongin tentang inovasi peredam gempa bola raksasa yuk kita mengenal terlebih dahulu mengenai Bangunan Taipei 101 Taiwan. Jadi Taipei 101 Building adalah bangunan yang terletak kota Taipei,Taiwan. Gedung ini difungsikan sebagai bangunan perkantoran dan juga tempat hiburan seperti ritel pertokoan, restoran, club pribadi hingga tempat observasi yang populer di kalangan wisatawan. Luas total bangunan ini adalah 450.000 meter persegi, dengan 214.000 meter persegi untuk fasilitas perkantoran, 77.500 meter persegi untuk kebutuhan komersial sedangkan 73.000 meter perseigi lainnya untuk area parkirnyaBangunan ini dibangun padu tahun 1999 dan selesai pembangunan pada tahun 2004, tentunya gedung ini dijadikan sebagai landmark yang paling terkenal di taiwan. Taipei 101 ini terdiri dari 101 lantai dengan ketinggian gedung mencapai 509 meter.

Bangunan Taipei 101, Taiwan


Nah sekarang kita membahas tentang letak bangunan ini berdasarkan kondisi geografisnya. jadi gedung ini itu teletak tidak jauh dari garis patahan utama pasifik yaitu sekitar 660 kaki dari patahan maka dari itulah kondisi ini yang menyebabkan bangunan ini rentan terhadap gempa bumi. tidak hanya itu juga pada kawasan termasuk pada kawasan yang berangin hingga kecepatan anginnya 216 km/jam. cukup besar bukan?

Proses Pekerjaan Pemasangan "Bola Raksasa"
 Gedung pencakar langit harus fleksibel dalam angin kencang namun tetap cukup kaku untuk mencegah gerakan menyamping yang besar. Fleksibilitas mencegah kerusakan struktural sementara resistensi memastikan kenyamanan bagi penghuni dan perlindungan kaca, dinding tirai, dan fitur lainnya. Sebagian besar desain mencapai kekuatan yang diperlukan dengan memperbesar elemen struktural penting seperti menguatkan, tetapi ketinggian Taipei 101 dikombinasikan dengan tuntutan lingkungannya menuntut inovasi tambahan. Oleh karena itu para insinyur harus merancang bangunan ini tahan gempa dan juga tahan terhadap angin yang kencang, Untuk mencapai stabilitas dan mengurangi dampak gerakan kekerasan tersebut maka para insinyur ini mrancang "bola raksasa" pada bangunan Taipaei 101 ini.

Gambar Pemasangan Bola raksasa
Dari tadi ngomongin bola raksasa, emangnya bola apa sih itu? bola basket yang dirancang dan dirakit secara besar kah? :D tentu tidak :p  jadi “bola raksasa” yang dimaksud ini adalah bola baja raksasa dengan berat 800 ton yang disebut dengan Tuned Mass Dumper (TMD). jadi gitu guys.



Sekarang kita pelajari lebih dalam tentang “bola raksasa” ini, jadi bagaimana dengan pemasangan Tuned Mass Dumper ini? Taipei 101 menggunakan 800 ton TMD yang menempati 5 lantai (87-91). Bola dipasang di situs di lapisan pelat baja 12,5 cm-tebal. Hal ini dilas ke cradle baja ditangguhkan dari tingkat 92 dengan 3 "kabel, dalam 4 set 2 masing-masing. Delapan piston hidrolik utama, masing-masing sekitar 2 m, pegangan dudukan untuk mengusir energi dinamis sebagai panas. Sebuah pin sekitar 60-cm-dia memproyeksikan dari bawah bola membatasi gerakannya sekitar 1 m bahkan selama masa gaya lateral terkuat. menara setinggi 60 meter di bagian atas memiliki 2 peredam untuk mendukungnya.




Gambar Prinsip Kerja Bola Raksasa
 Lalu fungsinya apa? Fungsi “bola raksasa” yaitu sebagai penyerap energi ketika saat terjadi goyanganakibat gaya lateral melalui redaman dari beban bandul tambahan. TMD ini sebenarnya lebih efektif dipakai untuk menahan gaya lataeral akibat angin, mengingat angina topan sering melanda negara Taiwan. Sedangkan fungsi utamanya adalah untuk mengurangi goyangan Menara saat angina kencang dan menghilangkan ketidaknyamanan pengunjung dan penghuni gedung.


Kemudian untuk prinsip kerja bola raksasa ini dalam meredam getaran yaitu TMD melekat struktur untuk mengurangi respon dinamik dari struktur. Frekuensi damper disetel ke frekuensi struktural tertentu sehingga ketika frekuensi yang bersemangat, damper akan beresonansi keluar dari fase dengan gerakan structural. Denga kata lain disimpulkan bahwa bandul bola raksasa ini menambah gaya untuk melawan kecepatan getaran bangunan sehingga bergungsi sebagai rem penahan. Berikut penjelasan prinsip kerja dari peredam ini saya ambil dari youtube ,langsung aja biar makin paham dan bisa di ceritakan ke yang lain. Semoga Bermanfaat teman-teman :) 










Tugas Rekayasa Gempa
Ahmad Luthfi Mubarok
10315348
4TA01
Dosen I Kadek Bagus Widana Putra ST., MT
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Gunadarma 

-->  https://www.gunadarma.ac.id/



Comments

Popular posts from this blog

Tokoh Teknik Sipil di Indonesia

Tutorial SAP200 Part 1 (Menghitung Reaksi Perletakan dan menggambar diagram pada balok sederhana)

Cara Melihat Output Lendutan Pada Rangka Batang(2D) di SAP2000